Cerita ML Dengan Teman di Apartemen

Cerita ML Dengan Teman, cerita seks yang hot, cerita ml selingkuh, cerita pacaran ngesex, cerita mesum mahasiswi, cerita mesum anak kuliah, cerita seks selingkuh


Cerita ML Dengan Teman di Apartemen

Cerita ML Dengan Teman | Namaku Susi. aku selalu “haus seks”. Entah itu karena sebab keperawananku yang diambil oleh mantan cowokku atau karena libidoku yang besar.

Sejak saat itu, aku selalu mencari cowok yang bisa aku ajak ngeseks. Aku tidak peduli itu cowok apa, yang penting dia punya barang yang bisa memuasin aku. Tetapi banyak sekali teman-teman cowok ku yang datang di apartemenku kalau aku lagi tidak ada di kampus.

“Hmmm... capek nih” ucapku dalam hati

Hari itu aku kuliah sampai jam 8 malam. Parkiran mobil pun udah gelap. Sambil melihat kanan-kiri, aku juga berlari-lari kecil menuju ke mobilku yang ku parkir di belakang gedung. Ketika sampai di mobil, malah HP ku berbunyi. Ternyata si Rangga.

“Hall Sus, lagi ngapain?” tanya si Rangga.

“Ini nih, lagi mau pulang, baru aja selesai kelas” balasku sambil menstater mobil.

“Oooh, mau ke sini gak? Kita ntar mau ngadain pesta nih. Kan hari sabtu, masa di rumah saja sih?” Si Rangga nyerocos

“Ooh ya? Mau donk, kalo gitu gue ke sana sekarang ya” jawabku

“OKE deh. Bye...”

Sejak tambah dewasa, aku selalu suka dengan kehidupan malam, pesta hiburan, diskotik ataupun pergaulan bebas.

Akupun mulai merapikan penampulan dan pakaianku. Setalah selesai, aku pun mengendarai mobilku ke rumah Rangga. Kalau Rangga adalah anak orang kaya. Apartemenya itu sangat mahal harganya.

Ketika sampai, Aku memberhentikan mobilku di tempat parkir. Ternyata banyak cowok bule yang melihat dan bersiul kepadaku.

Kebetulan saat itu aku hanya mengenakan rok pendek dan gaun seksi. Buah dadaku kelihatan sedikitlah. Itu pun sudah bisa menggoda para pria" pikirku dalam hati.

Memang buah dadaku cukup besar karena sering aku rawat. Di perjalan menuju apartementnya, Rangga melepon lagi.

Sus... kamu dimana ? tanya Rangga

Ini lagi di bawah, bentar lagi nyamapai kok" ucapku

Oh oke.. oke.. aku tunggu di atas ya " balas Rangga

 Ketika aku masuk, ternyata tidak ada seorang pun di situ selain hanya aku dan Rangga.

“Kok gak ada yang lain? Katanya mau pesta?” tanyaku heran.

“Ntar lagi pasti datang kok” jawabnya sambil tersenyum.

“Emang siapa aja sih?” kejarku.

“Cowok-cowok lah, 5 orang deh kayaknya.” katanya sambil berjalan ke dapur.

“Jadi cuma gue cewek yg sendiri nih?” tanyaku keheranan.

Dengan santainya dia cuma menjawab

“Yups, kenapa? kamu ga suka? Kan biasanya suka main keroyokan"

“Loe gila ya Rangga? loe bikin pesta buat tidurin gue rame-rame?” tanyaku dengan kaget.

“Bukannya loe suka kayak gituan...?  Tenang aja, dijamin puas deh” tambahnya sambil ketawa nyengir.

Aku cuma diam saja. Sebab Rangga memang sering ngeseks denganku, tapi kita tidak pacaran. Aku juga pernah ngeseks dengan Rangga beserta dua temannya. Tapi kali ini LIMA orang. Sehingga aku jadi takut.

“Kenapa kok bengong Sus?” tanya Rangga sambil mengusap-usap tangannya ke pantat kiriku.

“Gpp kok” jawabku singkat.

Aku memang sudah biasa dengan kelakuan Rangga.

Tangan Rangga yang tadi cuman memegang pantat kiriku, sekarang malah meremas-remas pantatku dengan lembutnya.

“Udah lah Rangga, siapin dulu makanan buat pestanya” kataku sambil menepis tangannya.

“Kok gitu sih? Ayo donk kan udah lama gue gak liat kamu lagi telanjang” katanya santai.

“Ya udah kalo loe emang mau, tapi siapin dulu donk makanannya. Habis itu kalau ada waktu gue mau-mau aja sih. Oke gak?” tanyaku menantang.

“Hahaha... Kita cuma makan pizza doank kok malem ini. Tuh pizzanya udah ada. Tinggal dibuka aja” katanya sambil memasang muka mesum.

“Iiiih, benci gue sama loe” kataku sambil mencuekin muka mesum dia.

“Ya udah gue bikinin jadi pizza spesial deh. Mau ga? tapi sekalian bantuin buat menunya” ucap Rangga nyantai.

Ketika aku membuat menu di meja dapur, tangan Rangga malah asik menjelajahi pantatku. Aku yang udah biasa dengan itu, cuma bisa nyantai aja. Aku merasakan kedua tangannya mengangkat rok ku sampai ke pinggang. Dia hanya bersiul ketika melihat pantatku yang semok. Kebetulan juga waktu itu aku memakai G-string jadi dia bisa melihat semuanya.

“Auuuuw” jeritku ketika Rangga memukul pantatku sambil ketawa.

Aku pun meneruskan mengaduk menu makanan tambahan, ketika dia menurunkan G-stringku sampai ke lantai. Aku angkat kakiku dan menggeser G-string itu ke samping. Aku kira Rangga akan segera memasukan k0ntolnya ke dalama memekku dari belakang, tetapi dia malah menurunkan rok ku saja dan merapikannya seperti semula.

Aku jadi terheran-heran ketika dia melakukan itu. Tetapi di balik itu semua, sekarang tangan Rangga mulai meraba-raba dan meremas buah dadaku sambil mulutnya menciumi leherku dari belakang.

Aku hanya diam saja tanpa ekspresi ketika dia meremas buah dadaku dengan agak keras. Tetapi lama kelamaan aku memberhentikan kerjaanku dan mencoba menikmati rangsangan dari Rangga. Rangga pun mulai melepas baju gaunku.

Aku yang ikut terangsang mulai memijit-mijit k0ntol Rangga dari luar celananya. dia pun melenguh keenakan ketika aku remas-remas k0ntolnya secara perlahan.

Penisnya terbilang cukup besar. Tanpa ragu-ragu juga aku melahap batang itu dan menghisapnya.

Hmmm... Hmmmm..." suaraku asik melahap batang penisnya.

Tak hanya itu, aku juga memasukkan penisnya sampai masuk ke dalam tenggorokanku. Aku memang pandai sekali memberi sempongan yang gokil ini, karena aku sudah terlatih di beberapa permainan dengan cowok yang lain.

Cerita ML Dengan Teman
Sponsor : Jika ingin taruhan online seperti permainan Poker | Domino | Capsa | Blackjack | Togel | Casino | Sabung Ayam | Bola.

Ketika penis itu aku telan mentah-mentah, mulai terdengar suara desahan Rangga.

"Uuuuuhhhh... Mantap...!" komentarnya sambil berdiri menatapku sedang jongkok

Crook... Croook... Croookk..." itu suara penisnya yang aku telan

Ronde pertama sudah di mulai, kini aku meminta kepadanya untuk melanjutnya Ronde kedua dengan menghisap isi vaginaku.

"Rangga, giliran gue dong, pegel juga nih jongkok" ucapku

"Ya udah, sini aku gendong kamu" balas Rangga sambil mengangkat badanku dan membantingkannya di atas kasurnya.

Lalu Rangga berfokus menghisap isi vaginaku, sambil ku tarik-tarik rambutnya sebab aku merasakan kenikmatan yang tidak ada duanya. Hebatnya Rangga itu selalu fokus menjilati bagian klistorisku sebagai alat perangsang wanita.

Uuuuuhh... Ssssshhhh..." tubuhku bergetar keenakan saat dia getarkan lidahnya di ujung klistorisku

Mantap...Mantap...Mantap... !!! tambah komentarku

Aku hanya pasrah menengadah ke atas sambil menikmati gesekan lidah dan bibir memekku. Tapi tak lama ia berkata" Sus... udah mantap kan? ready gak nih...? tanya nya

Oke... siapa takut" ucapku

Setelah itu Rangga mencari posisi sambil memegang alat kelaminnya dan mengarahkan ke bibir vaginaku. di gesek-gesekannya terdahulu sebagai kode untuk menusuk lubang vaginaku.

Begitu di dorongnya penis itu...!!!

Bleessss...!

Masuklah penis itu sebagian dan di dorongnya lagi sebagian. aku tidak bisa berkata apa-apa lagi, sebab penisnya terasa lebih besar sekali karena dia tadinya minum obat Vimax sebagai alat pembesar penis.

Aaaaahhh.... " desahku yang pertama mulai terdengar

Mantap gak Sus...? tanya nya

Iya Rangga... rasanya sekarang kok jadi seret ya...!" ucapku

Iya, tadi aku abis minum Vimax deh, biar tambah gede aja hehehe..." jawabnya nyengir

Lalu dia memompa pelan-pelan dengan irama yang santai" plok... plok... plok..." Irama itu terasa santai kali yang aku rasakan.

Sekitar 5 menit bermain dengan posisi seperti itu, Rangga request kepadaku untuk berganti posisi, dengan posisiku menungging.

Sus... kayaknya Doggy Style enak deh" ucapnya

Aku pun menurut saja. Ketika aku udah dalam posisi menungging, Dia tusuk lagi dari belakang.

Auuuhhh... Aaaahhh..." suara desahanku terdengar ke dua kalinya.

Kali ini aku pun menjerit menahan sakit yang luar biasa karena dia bergerak cepat memompaku dari belakang.

Plokk... Plokk... Plok..." suara kulit kami bertepukkan terdengar keras dan cepat

Aku hanya bisa memegang besi di depan mataku sebagai penahan hentakan dari serangan arah belakang. Kemudian, aku tidak merasa si Rangga memperlambat serangan cepatnya sampai dia merasakan di ujung orgasme

Ketika penis itu akan mucrat, segera dia cabut. Karena dia sudah tau kemana akan membuat aliran spermanya itu.

Sudah bosan rasanya aku berhubungan seks dengan si Rangga ini, dan aku juga tetap merasakan kepuasan sebagai lawan seks ku.

Begitu sperma itu muncrat di bokong dan punggungku, Crott... Croott... Croot.." Saat itu pula dia terjatuh dan lemas yang langsung menindihku.

Aaaahhhh... capek gue Sus" ucap Rangga yang masih menindihku dari atas

Iya lah, karena loe semangat banget hari ini goyangnya " balasku

Sambil menindih tubuhku, dia toel-toel tokedku dari samping, dan mencium-cium punggungku yang seksi itu.

Ouhh... iya teman loe mana ? tanyaku yang sampai lupa bahwa dia awalnya mengajakku ke sini untuk pesta

Aku tadi bohong doank Sus, biar lu mau aja ke sini hehehe..." jawabnya

Iiiiihhh parah banget deh lu, padahal bilang aja keles kalau mau ginian mah, gue pasti bakal datang kali" tambahku

Mulai sejak hari itu, kalau gue ke apartementnya Rangga, gue gak pernah pakai BH dan Sempak, karena gue sudah tau apa yang di minta oleh Rangga itu.

Baca juga kumpulan cerita ml dengan teman lainnya untuk hiburan berkhayal bagi para pencinta cerita sex paling terupdate.



Kategory : Cerita ML Dengan Teman, cerita seks yang hot, cerita ml selingkuh, cerita pacaran ngesex, cerita mesum mahasiswi, cerita mesum anak kuliah, cerita seks selingkuh